
SI KELABANG
Profil Perguruan
Perguruan Silat Tradisional Si Kelabang hadir sebagai salah satu pusat pertahanan tradisi maen pukul di kawasan Tanah Abang yang kaya akan paduan ilmu beladiri silang daerah. Pada mulanya, kurikulum utamanya adalah kategori mutlak permainan asli Tanah Abang (aliran Kong Rachmad), namun seiring waktu, kekayaan jurusnya ditopang sempurna oleh teknik maut Silat Sendeng Pukul 7 dari Kalimantan (Sintang) dan Gerak Sanalika. Transformasi silat hibrida tradisional ini menciptakan satu sistem pukulan yang agresif, cepat, serta sangat sulit ditebak oleh serangan musuh.
Sejarah & Warisan
Merintis jalannya sejak tahun 1986, Si Kelabang berdiri dari titipan sanad ilmu orisinal Kong Rachmad (melalui pewaris Abdusshomad bin Abdul Adzis) yang bermuara tepercaya di tangan Bang Anang (M.A. Osali Noor). Didorong dahaga akan kesempurnaan teknik, Bang Anang tak segan kembali menggali ilmu di tahun 1997 melalui bimbingan tiga figur besar Sendeng—yakni Bang Ambas, Pak Nurdin, dan Bapak Rachman. Puncak elaborasi ini sempurna saat Bang Anang mendalami Gerak Sanalika dari Bang Nunung (Rawa Belong) di tahun 1999, membuktikan Si Kelabang sebagai padepokan silat petarung tulen kaya referensi.