
CINGKRIK GONING TB BAMBANG
Profil Perguruan
Silat Cingkrik Goning adalah salah satu aliran seni bela diri tradisional asli Betawi yang sangat termasyhur dan telah berusia ratusan tahun. Berbasis di daerah Kedoya, aliran ini memiliki karakteristik yang sangat khas, yaitu gerakan jurus yang panjang dan lebar—berbeda dengan aliran Cingkrik Sinan yang identik dengan gerakan pendek.
Saat ini, kelestarian keilmuan Cingkrik Goning terus dijaga oleh para generasi penerusnya, mulai dari murid utamanya yaitu Babe Usup Utai hingga tokoh-tokoh masa kini seperti TB. Bambang Sudrajat.
Sejarah & Warisan
Nama aliran ini diambil dari tokoh legendarisnya, yaitu Kong Goning (nama asli: Ainin Bin Urim, 1895–1975). Panggilan "Goning" berasal dari nama panggilannya "Nin" atau "Ning", yang kemudian ditambah ledekan khas Betawi "Go" di depannya.
Kong Goning dikenal sebagai seorang pejuang yang sering melakukan perjalanan berhari-hari ke daerah Marunda (wilayah kekuasaan Ki Pitung). Ilmu silatnya yang tangguh kemudian diwariskan kepada keempat anak laki-lakinya (Kosim, H. Husien, H. Sa'adih, dan Hasan Jago) serta murid andalannya, Babe Usup Utai (1927–1993), yang memastikan aliran Cingkrik Goning tetap hidup melintasi zaman.